Welcome to my 3rdpost. Terimakasih untuk constructive feedback dari temen – temen semua. It means a lot for me, gue jadi lebih percaya diri untuk melakukan hal – hal baru. Gue akan terus belajar untuk memperbaiki diri dalam menyampaikan setiap ide dan gagasan agar tulisan gue lebih mudah di pahami dan diterima semua orang. Trust me, your positive feedback affecting people so jangan pernah bosen untuk memberikan masukan positif dan membangun ke orang – orang sekitar kalian ya Guys agar mereka lebih percaya diri lagi dengan hal – hal yang mereka lakukan! No body’s perfect but practicing makes it all perfect!
Ternyata menjadi seorang blogger ga semudah yang gue kira untuk tetap konsisten nge-post setiap minggunya. Mulai dari kesibukan aktifitas di kantor hingga ide – ide yang dirasa belum cocok untuk di-posting. I will try my best untuk tetap konsisten karena gue baru menyadari ternyata menulis itu seru dan bikin gue jadi lebih mudah untuk mengekspresikan apa yang gue rasa dan sharing hal – hal yang menurut gue bisa bermanfaat untuk orang lain. It’s good to try sih terutama untuk kita – kita yang ingin menyebarkan impact positif tapi bingung caranya gimana, mulai dari nulis dulu aja. I give it a try and next is your turn!
| Spicy Tuna Pasta |
Weekend kali ini gue mau belajar masak dengan @ditasukamakan. Kita ga cuma berdua doang tapi kita ditemani juga oleh @dottiepages. Ceritanya kita bertiga mau kolaborasi untuk belajar masak. Dan dikesempatan kali ini kita akan bereksperimen dengan varian menu pasta. Sebelumnya gue tidak terlalu paham jenis – jenis pasta itu apa aja. Pokoknya kalau udah pasta pasti spaghetti hahaha. Ternyata selama ini gue salah pemirsaaa :”). Pasta itu ada jenis – jenisnya mulai dari spaghetti, fusilli, ravioli, angel hair, cavatappi, bucatini dan lain sebagainya. Akhirnya gue request untuk masak jenis fusilli saja.
Menu kali ini kita beri nama “Spicy Tuna Pasta”. Yap ada nama tunanya otomatis kita akan menambahkan tuna sebagai pelengkap masakan kita hari ini. Beberapa bahan yang perlu kita persiapkan antara lain:
1. Fusilli. Kita menggunakan fusilli La Fonte 450 gram. Ini untuk estimasi 5 portions ya.
| Fusilli La Fonte 450gr |
2. Tuna kaleng. Kita menggunakan tuna merk nison. Untuk tuna sendiri ada beberapa jenis juga karena kita mau tuna murni tanpa tambahan saos maka kita pilih tuna “dalam minyak”. Fyi, ketika kalian beli tuna kaleng itu ada beberapa pilihan antara lain dalam minyak, direbus, diberi bumbu cabai (yang biasa kalau Mama gue beli), bumbu kuning dan lain sebagainya. Untuk info lebih lanjut bisa langsung di cek pada kemasan kaleng.
| Nison Tuna (in Oil) |
3. Bumbu tambahan seperti bawang putih, Bombay, cabai, jeruk nipis, daun jeruk dan olive oil. Untuk bumbu dapur ini gue sangat menyarakan beli di pasar tradisional. Kita sendiri beli di pasar tradisional cikini. Murah banget sih, permasing – masing item kita bisa requests ama Mba yang jual mau beli berapa banyak. Jadi tidak ada bahan – bahan yang mubazir karena kita beli sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, bumbunya juga masih seger – seger banget kok dan kita bisa milih mau ambil yang mana. Hahah. Thanks @ditasukamakan for this experience, gue jadi tau serunya belanja di pasar tradisional.
| Hasil Ekspedisi Pasar Cikini |
Nah setelah bahan - bahannya lengkap maka kita akan mulai memasak. Yeay this is the exciting part!
1. Pertama – tama kita harus memotong semua bumbu yang dibutuhkan. Untuk bawang bombay sendiri bisa di potong dalam bentuk slices. Bawang putih sebelum dipotong sebaiknya digeprek dulu agar kulitnya mengelupas dan selanjutnya dicincang kecil. Cabai sendiri dipotong kecil menyerong. Cabainya sendiri dipotong tipis – tipis aja ya Geas! Dan terakhir daun jeruk. Untuk daun jeruk sendiri gue awalnya sedikit clueless kenapa dikasih daun jeruk. But let’s see how it gonna be. Hahah. Daun jeruknya di iris – iris tipis, kalau kalian pernah liat irisan daun jeruk di sambal matah kira – kira bentuknya seperti itu.
| Bawang Putih |
| Cabai |
| Daun Jeruk |
| Bawang Bombay |
2. Sembari mengiris bumbu – bumbu tersebut kita bisa mulai untuk merebus pasta. Cara merebus pasta yang baik dan benar berdasarkan ilmu yang gue dapatkan adalah dengan merebus air terlebih dahulu hingga mendidih. Setelah airnya mendidih tambahkan garam dan margarine lalu setelah larut baru pastanya dimasukkan dan ditunggu hingga matang. Pasta sendiri harus di perhatikan jangan sampai over cook apalagi masih keras. Kondisi terbaik pasta yang siap diolah adalah yang kenyal dan tidak terlalu lembek. Untuk merebus pasta sendiri dibutuhkan waktu sekitar 10 – 13 menit.
3. Selanjutnya kita akan menumis bawang bombay yang tadi sudah kita potong hingga layu dan wangi. Tambahkan sedikit bawang putih yang sudah di cicang, cabai (sisakan sedikit untuk saosnya nanti). Setelah itu, tambahkan tuna dan aduk hingga merata sampai tunanya tercampur merata. Tambahkan irisan daun jeruk. Di part ini gue baru tau ternyata daun jeruk yang tadi gue iris – iris menghasilkan aroma yang sedap banget. Wangi dan seger gitu jadinya setelah daun jeruknya di tambahkan. Agar aromanya lebih seger lagi kita tambahkan perasan jeruk nipis secukupnya.
4. Setelah dirasa cukup maka tambahkan pasta dan aduk hingga merata. Jika pastanya terlihat kering bisa di tambahkan minyak goreng secukupnya agar pasta tidak terlalu kering. Untuk bumbu perasa sendiri kita cuma menambahkan garam. No micin ya Gaes karena tidak baik untuk kesehatan. Setelah semua tercampur dengan baik dan bumbunya pas maka matikan kompor dan kita move ke saos pelengkap.
5. Next-nya kita akan menambahkan saos bawang. Saos bawang ini akan menambah kesan kriuk di pastanya. Pertama kita harus menumis bawang putih yang tadi kita sisihkan dengan menggunakan olive oil. Nah untuk olive oil sendiri, gue pernah dikasih tau oleh salah seorang teman yang bekerja sebagai nutritionist kalau olive oil itu tidak boleh digunakan dalam suhu tinggi atau digunakan dua kali karena ini akan memutus rantai karbon dan menimbulkan zat berbahaya bagi tubuh. So walaupun olive oil baik untuk kesehatan tapi penggunaannya harus sesuai dengan ketentuan agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Setelah bawang putih tersebut berubah menjadi kuning kecoklatan maka kita tambahkan irisan cabai sebagai pelengkap. Setelah itu matikan kompor dan pasta siap kita sajikan.
| Garlic Sauce |
Untuk rasa sendiri menurut gue pas banget dan ga jauh beda sama pasta – pasta yang biasa gue beli di restoran. Pedasnya pas banget di tambah dengan aroma segar dari jeruk nipis menambah kesan tersendiri untuk menu kali ini. Bagi gue sendiri yang baru belajar masakan sejenis pasta, ini udah bisa dibilang oke banget karena rasa dan hasilnya sesuai dengan ekspektasi gue. Untuk kolaborasi kali ini gue kasih skor 8/10. Hahaha. Tidak ada yang sempurna ya Geas so masih perlu belajar agar skornya nyampe 10.
| Final Look - Spicy Tuna Pasta |
Ternyata masak pasta sendiri itu hemat banget dan kita bisa nge-adjust dengan selera sendiri. Karena gue suka banget sama selera nusantara maka pasta kali ini kita bikin yang ada aroma – aroma sambal matahnya. Untuk proses pembuatannya ga lama dan ga ribet juga kok. Cepat, praktis dan enak banget. Oia untuk total biaya yang kita habiskan antara lain:
1. La Fonte Fusilli 450gr: Rp 19.650,-
2. Nison Tuna (in oil): Rp 18.200,-
3. Cabai: Rp 5.000,-
4. Daun Jeruk: Rp 2.000,-
5. Bawang putih: Rp 2.000,-
6. Bawang Bombay: Rp 1.000,-
7. Jeruk Nipis 2: Rp 4.000,-
TOTAL: Rp 49.850,-
Untuk kalian yang lagi gabut menu ini bisa diterapkan karena simpel dan ga ribet. Atau jika kalian lagi mencari suasana baru untuk menghabiskan weekend bareng sahabat dan pacar kegiatan memasak bisa di coba loh! Cape ga sih hang out ke mall mulu. Hahaha.
See you guys di #BayudiMemasak episode selanjutnya!
Ps: All the pictures credit to @dottiepages and the menu by @ditasukamakan.
Comments
Post a Comment